Berusahalah dengan sepenuh hatimu,,fulltilt,,sekuat dan sebisamu....karena ada Allah Tuhan Pencipta Langit dan Bumi.
Ingatlah Allah, karena hanya dengan mengingat Allah hatimu menjadi tentram.
Ingatlah Allah sebagai pelipur laramu,,
Percayalah,,selalu akan ada Allah yang Maha Melihat, Maha Mengetahui, dan Maha Adil, serta Maha Penentu Segala-galanya.
Ketika kita sudah mau mencemplungkan diri,,menceburkan diri kita ke dalam dinginnya air dan kerasnya perputaran arus pilihan.
Maka, mulai dari saat pertama itulah kita harus siap dengan segala konsekuensi atas piliha-pilihan yang telah kita ambil.
Kita
harus siap dan harus mau repot, sibuk, ribet, yang semuanya bisa kita
rangkai menjadi sesuatu yang indah dan mudah, dengan pola pikir dan cara
kita menyikapi dan menghadapinya. Bila kita mau.
Memang tidak mudah, apalagi sejak awal mula dimulainya sebuah perjalanan perjuangan.
Banyak hal yang mesti diketahui dan dipelajari.
Di dalam setiap langkah, tahapan, hingga jenjang karir dalam bisnis, semua memiliki kesulitannya masing-masing.
Yang sejatinya adalah merupakan sebuah tantangan.
Namun, tetaplah kamu melangkah, meski langkahmu kadang pelan, kadang terseok, kadang pula memburu.
Tetaplah untuk percaya dan yakin pada dirimu sendiri.
Sebait kata mutiara yang berenergi positif dari seorang yang luar biasa, yang hingga kini masih terus terngiang-ngiang...
"Saya
percaya, A...cepat atau lambat pasti akan jadi director. karena
A...selalu datang ke kelas saya setiap jum'at sore di Bulungan."
Ya,
orang luar biasa yang telah menjadi executive director atau lebih itu
mengatakannya dengan penuh keyakinan dan kepercayaan. Tidak sedikit pun
ada keraguan dalam diri orang hebat itu untuk mempercayai A...
Hingga
kini, kata-kata itu tetap terpatri di dalam lubuk hati A. Sebagai
sebersit inspirasi dan semangat yang tetap masih terasa dan masih
dirasakan, bahkan digunakan sebagai pemantik daya juang yang terkadang
masih pasang surut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar